Wednesday, 30 September 2020
Friday, 31 July 2020
Berapa Sih Skala Mobil Hot Wheels Sebenarnya
Mainan atau barang koleksi yang satu ini udah berpuluh-puluh taun hiasi masa kecil anak-anak di seluruh penjuru dunia dan isi begitu banyak kenangan buat para kolektornya. Mobil-mobilan Hot Wheels yang pada umumnya berukuran panjang setelunjuk orang dewasa sering disebut-sebut punya skala 1:64, atau 64 kali lebih kecil dari ukuran kendaraan yang asli.
Tapi
yang bikin gua penasaran apa bener mobil hot wheels punya skala 1:64? Gimana
perbandingannya sama mobil lain yang dari ukurannya agak mirip?
Pertama-tama, perbandingan ini harus pake mobil yang tampilannya paling deket sama versi sungguhannya. Kita ngga bisa ukur mobil yang ngga ada di dunia nyata. Ada beberapa mobil Hot Wheels yang dibikin sengaja lebih gede atau lebih kecil sesuai serinya (misal Tooned, atau Blingz), susah kalo dibanding sama yang asli.
Mobil yang pake bodykit custom atau tampilannya beda dari yang asli juga ngga ada data akuratnya berapa aja panjangnya, jadi ngga bakal gua ukur buat sekarang.
Kali ini gua punya beberapa mobi HW yang siap diukur, yaitu Ferrari 355 (Mainline 1999), Mercedes SLK (R170, Mainline 1999), 2008 Lancer Evolution (Heat Fleet 2011), dan Dodge Charger 500 (HW City 2015).
![]() |
| Mercedes (kiri), Ferrari (kanan) |
Secara kasat mata aja, udah jelas keliatan Mercedes & Ferrari punya 2 ukuran yang jauh beda, yang satu tinggi dan yang lainnya pendek. Ini yang bikin gua penasaran berapa sebenernya skala keduanya, yang mana yang lebih gede atau kecil dari aslinya?
Kedua, gua cari spesifikasi resmi mobil-mobil yang mau gua ukur. Dari hasil penelusuran gua, panjang mobil-mobilnya kayak begini:
Nama Mobil | Panjang Asli (mm) | Sumbu Roda (mm) |
Ferrari F355 | 4250 | 2450 |
Mercedes SLK | 3995 | 2400 |
Lancer Evolution | 4495 | 2650 |
Charger 500 | 5283 | 2972 |
Ketiga, gua bagi panjang mobil asli sama ukuran Hot Wheels-nya. Hasil pembagiannya langsung gua masukin ke tabel yang juga diisi panjang mobil aslinya.
|
Nama
Mobil |
Panjang
(mm) |
Sumbu Roda (mm) |
Panjang
HW (mm) |
Sumbu Roda HW, mm) |
Skala |
|
Ferrari
F355 |
4250 |
2450 |
66 |
66 |
64.3 |
|
Lancer
Evo |
4495 |
2650 |
74 |
45 | 60.7 |
|
Mercedes
SLK |
3995 |
2400 |
65.4 |
58.3 |
61 |
|
Charger
500 |
5283 |
2972 |
79 |
45 |
66.87 |
|
Nama Mobil |
Panjang Asli (mm) |
Panjang HW (mm) |
|
Ferrari
F355 |
4250 |
66.4 |
|
Mercedes
SLK |
3995 |
62.4 |
|
Lancer
Evolution |
4495 |
70.2 |
|
Charger
500 |
5283 |
82.5 |
Wednesday, 26 February 2020
The Reasons Why School or Reunion Whatsapp Groups are Quiet and Boring
Unfortunately, not every Whatsapp group is always fun and cool. The members of the groups are so passive that some groups are without any new messages for months.
These could be the reasons why your Whatsapp groups are ridiculously quiet and boring as if there’s nobody around:
Brief Nostalgia
When the group started to exist and we were included in the forum, people were talking about they were doing, their workplaces, family, where they lived, etc. It felt great to hear from the friends we had not seen or heard of for so long even though only through phone or Whatsapp Web.
Alas, the little reminiscence didn’t last for long in many cases. A month passed by, alright, there were still notifications from the school group. Two months, only half responded to chats. Three months, I just realised there was a school group. Duh.
There are Simply Too Many Groups
Work, family, neighbourhood friends, working out friends, hang out friends, fishing pals, mountaineering clubs, bird pet forums, car/bike clubs, religious groups, etc. Everything fills up your Whatsapp home.
Redundant, yeah? Oh, right, I haven’t mentioned primary school group, then junior high, high school, college, movies fans community, polyglot groups, paid ones, and others you might think didn’t exist. Moreover, how you are there in the groups is confusing as you were added randomly.
There are chances your friends are also active in other groups that make your little reunion group become ignored. It’s hard to be multitasking, isn’t it?
Too Busy
Especially for you who work and take care of your houses, time feels so short to be spent on using your phone and checking what notifications are popping on your screen. You really don’t want risking your works to take longer to finish, or to be even more stressing as they keep being delayed, do you? Sometimes people can only get their hands on their phones in the breaks. During the breaks they’re busy having lunch, praying, relaxing, etc. There are things far more important to them than using their phones.
Lack of Topics
Are there more interesting and baiting topics than childbirth, wedding, obituary, hoaxes, plans for reunion or meeting up, healthy tips, life hacks and breaking news that come in all of a sudden with little to none attention to proper spelling and use of space (since they’re just forwarded messages anyway)?
Posting photos of days of past? Okay, that will get people discussing for 1-2 hours at best. Asking for something? You’ll be better than lucky to see many people respond, know, and answer it correctly. After that, that’s it, you run out of ideas.
Feeling Unfamiliar in The Group
Although used to be close friends, but if you hadn’t seen for a while, the people you call your bestfriends might have changed a lot ever since. Old ways of talking might not relate to today’s context. You wanna say one thing, but afraid of being wrong; say other thing, but afraid that people won’t get it. This causes you or your friends to be reluctant in becoming conversation icebreakers.
Things can go worse if there’s someone who might be feeling nervous as they’re not confident in engaging a chat. There has to be some shyness, while it could actually be just their feelings.
Because The Party's Over
1). You plan a reunion
2). Deal
3). Meet the people
4). Party's over
5). Back to each other's lives
Candy from a baby.
Because They Just Ignore Things
Some people feel uncomfortable and disturbed with constant, never ending notifications that are blocking their nice phone wallpapers. The easy, effective, instant, and rather insensitive (at least from those interacting’s perspective) way is to ignore and to give least attention to them. In addition, they can choose not to download pictures automatically. With ignoring them, their beloved selfies, food pics and sweetest memories won’t get overshadowed and drowned by group pictures automatically downloaded to the gallery and saved into the memory.
You still show a glimmer of notice if you come into the group chat, click the descending arrow so others still take it as you’ve read it all. It’s different with purposedly silent the notification (moreover for a year), as you most likely miss everything at all.
Image source : imgflip.com
Sunday, 23 February 2020
Ada Alasannya Kenapa Grup Whatsapp Alumni/Reuni Sepi...
Sayangnya, nggak semua grup WA selalu menyenangkan dan seru. Saking pasifnya para anggota di dalamnya, beberapa grup bahkan nggak ada sama sekali kabarnya, bahkan sampe berbulan-bulan.
Bisa jadi ini alasan-alasan dan penyebab kenapa grup WA kalian sepi seakan nggak ada orang di dalamnya:
Nostalgia Sesaat
Begitu awal dibuatnya grup sama kita masuk ke dalamnya, tema obrolannya kangen-kangenan; nanya kabar, kerja di mana, keluarga, tempat tinggal, dsb. Rasanya seru bisa tau lagi temen-temen yang udah lama ngga denger kabarnya meskipun cuma lewat HP atau Whatsapp Web.
Tapi sayang nostalgia kecil-kecilan itu ngga bisa lama bertahan di banyak kasus. Sebulan, oke, masih sering ada notifikasi dari grup reuni. Dua bulan, cuma separo yang jawab chat grup. Tiga bulan, eh, baru inget ternyata ada grup reuni.
Terlalu Banyak Grup
Grup kerjaan, keluarga, temen rumah, temen olahraga, temen hang out, temen mancing, temen naik gunung, temen burung hias, klub motor/mobil, pengajian, dll. semuanya hiasi beranda Whatsapp kalian.
Banyak ya? Oh iya, gua belum sebut grup temen SD, temen SMP, temen SMU, kuliah, kursus, komunitas film, komunitas polyglot, grup berbayar, sama grup lain yang sebenernya nggak kalian duga ada. Belum lagi cara masuknya kalian juga karena diundang sembarangan.
Mungkin temen-temen kalian juga aktif di grup lain yang bikin grup reuni kecil kalian jadi dikacangin. Repot ya jadi multitasking?
Terlalu Sibuk
Terutama kalian yang kerja dan ngurus rumah, waktu kerasa begitu sedikit buat diisi dengan buka HP dan cek isi notifikasinya. Kalian nggak akan mau kerjaan jadi makin lama beresnya, atau makin bikin pusing karena ditunda-tunda terus, kan? Kadang orang baru pegang HP di jam istirahat. Di waktu istirahat juga mereka sibuk makan, minum, solat, rebahan, dll. Ada sesuatu lain yang penting banget.
Nggak Ada Topik Pembahasan
Ada ngga sih, topik lain yang lebih menarik daripada berita kelahiran anak, nikah, meninggal, hoax, rencana ketemuan atau reuni, sama tips/info ngedadak yang cara nulis sama spasinya berantakan (karena cuma diterusin aja)?
Ngerasa Asing di Grup
Meskipun dulu kalian temen deket, tapi kalo udah lama nggak ketemu mungkin orang yang kita sebut temen itu udah berubah. Cara komunikasi lama mungkin nggak akan nyambung dengan sekarang. Mau bilang ini, takut salah; bilang itu, takut nggak pada ngerti. Itu yang bikin mereka atau kalian jadi agak males mulai pembahasan.
Ini malah bisa makin diperparah kalo ada orang yang agak "minder" karena mereka nggak pede ngobrolin sesuatu. Ada rasa sungkan, padahal cuma perasaan mereka aja.
Karena Reuninya Udahan
Alasan yang paling gampang dibayangin.
1). Kalian rencanain reuni/bukber
Gampang banget, kan?
Karena Sengaja Dibiarin
Sebagian orang ngerasa risih dan keganggu dengan notifikasi yang terus bertubi-tubi halangi wallpaper HP mereka yang bagus. Cara yang gampang, efektif, instan dan agak kurang sensitif (seenggaknya di sudut pandang mereka yang sering berinteraksi) adalah ngebiarin aja dan nggak acuhin semua notifikasi yang mereka anggap "Oh, paling itu". Selain itu, opsi unduh media secara otomatis bisa dimatiin biar memori mereka nggak kewalahan. Dengan begini, foto-foto selfie, makanan, dan kenangan mereka nggak akan tenggelam sama gambar-gambar acak yang biasanya langsung masuk ke memori.
Masih ada sedikit kepedulian kalo masuk obrolan grup, trus klik tanda panah ke bawah biar dianggap baca semua pesannya. Lain dengan sengaja pilih "bisukan notifikasi", apalagi setahun, yang mungkin pesannya nggak dibaca sama sekali.
Sumber gambar : imgflip.com
Monday, 30 December 2019
Lahir di Akhir Tahun dan Rasanya Seperti Apa
Ngga Kena Perangkap Jahil di Sekolah
Kalo liat temen sekolah yang dikerjain, kena prank ulang tahun di waktu istirahat atau pulang, yang ada di benak kalian cuma: “Gua sih ngga akan.” Seenggaknya, kalian nggak akan mendadak jadi “adonan roti berjalan” hasil lemparan temen-temen atau panik ada sesuatu yang tiba-tiba hilang (padahal disembunyiin).
Sayangnya, Itulah Momen Ulang Tahun yang Ngga Pernah Ada
Karena di saat kalian ultah, pasti udah setengah jalan dari libur sekolah.
Tapi, Kadang Malah Berbalik Jadi Menyenangkan
Ini baru bisa terjadi selepas kalian lulus sekolah/kuliah trus kerja. Bayangin, ulang tahun pas di hari Cuti Bersama Natal & Tahun Baru, kalian rayain ulang tahun sama keluarga, pacar, sahabat, atau siapa aja (maaf ya buat yang ultahnya di Harpitnas, tapi tiap taun Cuti Bersama selalu berubah).
“Harusnya Gua Masuk Angkatan Adik Kelas.”
Rasanya ini nggak lagi berlaku setelah 2010an, tapi sebelum tahun itu, masih ada yang begitu. Dulu, sewaktu belum ada aturan ketat masuk SD, anak yang umur 5 tahun masih bisa diterima. Misalnya kalian lahir 1991, mungkin ada temen sekelas yang lahir di awal 1992 yang berarti akhir 1991an termasuk juga.
Sekarang, umur minimal masuk SD itu 6 tahun, yang artinya anak kelahiran akhir 2014 baru bisa masuk SD di 2021, ketinggalan 1 angkatan dari temannya yang lahir awal & pertengahan taun yang sama. Kalian yang ngga sempet kena aturan ini (yang lahir di akhir taun) pernah ngira harusnya ikut angkatan bawah. Buat yang kena, kadang termasuk yang paling “senior” atau dianggap “tua” di kelas.
Kalian Jadi yang Terakhir Berulang Tahun di Antara yang Lain
Ada ungkapan katanya “Simpan yang terbaik untuk saat-saat akhir”, berarti bolehlah ya kalian disamain ama yang terbaik, hehe. Pernah ya mikir kalo kalian jadi yang paling muda?
Kadang Orang Sering Salah Kira Umur
Misal kalian lahir tahun 1995, di awal sama pertengahan tahun 2019 sering disebut udah 24 tahun (padahal kan belum ulang tahun, ya?) Dan itu bakal terus diulang sepanjang hidup, atau sampe orang liat tanggal lahir kalian. Orang juga malah anggap kalian lahir di taun setelahnya. Ini yang bisa bikin pusing kalo mau daftar sesuatu yang ada batas ketat umurnya.
Udah Kebal Candaan Ulang Tahun
A : Lahir tanggal berapa, sob?
B: 31 Desember
C: Dikit lagi padahal 1 Januari
A: Iya sih, tapi seneng aja beda, trus gampang diinget. Tiap gua ulang taun orang-orang pasti nyalain petasan ama kembang api, kayak yang dirayain semua aja, gitu.
D: Wah, tanggung ya akhir taun.
Sunday, 29 December 2019
Tahun 2010an : Kilas Balik Dekade (Bagian 4)
Ketika Batu Akik Mudah Dicari Kayak Gorengan
Relevan juga sih, karena cukup banyak orang ngelapak emperan atau pake etalase di pinggir jalan, jajain batu akik. Saking besar trennya, tamu-tamu Peringatan Konferensi Asia-Afrika 2015 dikasih juga, sob!
![]() |
| Foto : zeihad.blogspot.com |
Beberapa Orang Sempet Panik, Pake Banget!
Gara-gara salah paham soal ramalan suku Maya, banyak orang yang was-was tanggal 21 Desember 2012 bakal jadi akhir segalanya (kiamat).
Kalian yang suka merokok pernah kaget akibat kabar harga rokok naik jadi Rp. 50,000. Ternyata itu cuma hasil penelitian ke masyarakat, duh...
Kontroversi "rendang renyah" di Masterchef Inggris bikin murka netizen Indonesia dan Malaysia, politik...(ngga ah, topiknya berat dan ceritanya panjang banget), hoax gempa, garam campur kaca, nasi berbahan plastik, wah banyak lagi dan cukup segitu aja, ntar panik lagi!
Acara TV 2010an Kurang Menarik?
![]() |
| Apa sih...? Gambar : Indosiar, Elvin Tobing ET, facebook.com/ftvrelijih |
Kenapa sih di TV jadi muncul hitung mundur waktu acara, kayak 5 jam lagi sebelum acara B, padahal A lagi ditayangin?
Iklan Makin Kuat Di Acara TV yang Kalian Tonton
Kok aktor-aktornya peragain produk sponsor sih, hubungannya ama cerita apa?
Seenggaknya sekali dua kali pertanyaan di atas pernah bikin kalian heran. Promosi lewat sorotin logo produk dianggap kurang greget, akhirnya para pemeran yang ngepromosiin. Nggak sampe situ, bahkan kadang ada reklame atau megatron imajiner hasil edit yang dibarengi teks berjalan di dasar layar TV kalian!
![]() |
| Harus ya digituin iklannya? Foto : Nugie Anandha Putra, facebook.com/ftvrelijih |
![]() | |
| Ini disiarin di banyak saluran TV. Sumber : facebook.com/dikalaandamenontontelevisi |
Pegang HP, mata terus fokus ke layarnya sambil sorot sana-sini. Ngga sadar mereka masuk rumah/pekarangan orang, jalan raya, bahkan masuk kawasan militer! Tangkap Pokemon ngga pernah senyata ini. Selamat datang di era Pokemon GO!
![]() |
| komunitas pemain Pokemon Go ngumpul. Foto : Dani Hermansyah, arah.com |
https://republika.co.id/berita/nlqyc7/batu-akik-untuk-tamu-peringatan-kaa-dijaminem-limited-editionem
https://www.kompasiana.com/didik_sedyadi/56840840f77e6140088b45b8/penghujung-2015-kuburan-bagi-batu-akik?page=all
https://1cak.com/2347959
Tahun 2010an : Kilas Balik Dekade (Bagian 3)
| kayaknya ini makanan terpopuler 2010an |
Beberapa makanan yang masuk Panggilan Terhormat dalam daftar "Makanan Paling Hits 2010an": Rainbow Cake (2012), Seblak (2013-...), Kue Cubit (2014), Tahu Bulat, Burger Item (2015), Chitato rasa Indomie Goreng (2016), Es Kepal Milo (2017), KFC Telor Asin, Baso Aci, Donat Indomie (2018), makanan serba areng (charcoal, 2019).
![]() |
| Es Kepal. Foto : magazine.job-like.com |
NB : nggak akan ada yang sebut fenomena warung kopi kekinian mewabah di seluruh Indonesia? Oh iya.
![]() |
| Gambar : pngtree.com |
![]() |
| Naruto si Monyet aja bisa selfie. Foto : David Slater |
Di dekade 2010an banyak banget orang yang suka nonton video blog (vlog) di Youtube dengan tema-tema yang disebut di paragraf sebelumnya. Nggak heran, popularitas para pembuat video ini bikin mereka terkenal dan punya banyak subscriber yang selalu ikutin video-video terbaru mereka.
Jadi Terkenal Lewat Media Sosial
Istilah influencer atau selebgram (untuk yang terkenalnya di Instagram) mulai dipake orang-orang buat sebut para tokoh terkenal di dunia maya. Biasanya, selain yang kreatif & hebat, yang cantik/ganteng bisa naik daun, entah apapun profesi mereka. Sering liat kan ada sales mobil cantik atau pemilik usaha kopi klimis pengikutinya sampe ratusan ribu.
Ngga, bukan karena mereka kena kutukan jadi tua dalam semalem, atau kebanyakan marah jadi cepet tua.
A: Hei, kamu udah coba belum FaceApp?
B : Belum, emang apaan sih itu?
A: Gokil tau, muka aku jadi konyol kalo tua!
![]() |
| Fitur Faceapp ngga cuma jadi tua. Ditangkap dari : faceapp.com |
Tantangan atau Challenges
https://travel.kompas.com/read/2017/01/05/160800727/inikah.asal.usul.sate.taichan.
https://fr.pngtree.com/freepng/fresh-hand-drawn-girl-holding-a-selfie-stick-selfie_4379870.html
http://topikmenarik.over-blog.com/2019/05/selebgram-terkenal-di-indonesia.html
video youtube diunduh akun:
https://www.youtube.com/channel/UCyZSY-ketzX4ZDj1A_WYjCA































